Rindu itu nyanyi sunyi

Apakah desah pagi adalah iringan sepi yang mengarak rindumu?

Seperti menjarah gudang tak berisi, rinduku hanya menampar kosong di rengkuh jemari pagi.  Maka, dekatlah padaku. Tak perlu raga nyatamu. Seteguk napas dari bibirmu cukup untuk membunuh rinduku.

Segera araklah dupa hangatmu, dan taburkan di kelopak mataku yang menyisir sunyi rindu.

Rindu tetaplah rindu. Meskipun tiada bagimu, aku akan menjemputnya untuk ada, dan untukmu.

 

One thought on “Rindu itu nyanyi sunyi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s