Entah!

Haruskah kita acuh dan mengingkari rasa saling itu?

Buncah rasa luar biasa saat bersamamu, tak merangkul waktu lagi. Dan aku tak terbiasa. Sendiri lagi, sanggupkahku?

Dalam sadarku telah kusunting luka. Dan kuterima, sakitnya memang luar biasa. Inikah yang kubela?

Maaf, aku tak menyajikan apa-apa kecuali seikat kebersamaan. Kupikir, kamu mulai kecewa. Mungkinkah?

Jawabnya cuma ada : ENTAH!

Entah dimana, entah kapan masanya, cinta itu memanggilku lagi? Jika itu terjadi, semoga kamu lah tujuanku berlari —sekali lagi.

11 thoughts on “Entah!

  1. Waaah..disini toh ternyata ladangnya Mas Emka..aku numpang ngaso-ngaso disini yo…hehehee.. keren abisss…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s