Jika tidak, masuklah dalam badai

Kepada kamu, rindu itu.

Mungkinkah kembali sementara getarku berdiri dan menepi di tebing ketakutan?

Dan…

Aku tetap ingin bungkam. Mengingatmu hanya dalam diam.

Biarkan  dalam mimpi saja aku berpeluh mengejar bayangmu yang mulai hilang.

Anggap saja aku angin. Biarkan menderu kencang, lalu berlalu.

Hilang.

Jika tidak…

Masuklah dalam badai.  Setidaknya kita bisa bersama

—meski segalanya serba tak pasti.

Bergelombang dalam pusaran cinta

—tak bertuan.



One thought on “Jika tidak, masuklah dalam badai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s