Kubela rindu, itu saja

“Kurengkuh senja, kupinang damba. Kepada kamu, rindu itu. Kujaga dan kubela, tanpa harus ku bertanya-tanya,” ujarku dalam nada lirih yang kutitipkan via angin dan kualamatkan, untukmu.

“Beriku satu senyummu, usai sudah gelisahku.”

Harapanku seperti mengecup puncak muaranya.

“Cukup bahagiakah kamu hari ini?” tanyamu menyelinap manja di telingaku, tiba-tiba.

“Lebih dari cukup! Karena kudapat sepatah sapa manja dan sepotong rindu untuk tidurku, darimu.”


One thought on “Kubela rindu, itu saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s